.

great info

.

Konsep Ekosistim UMKM berbasis Sistim Affiliasi Pertama di Indonesia
Showing posts with label INOVASI. Show all posts
Showing posts with label INOVASI. Show all posts

Saturday, May 7, 2022

Ilmuwan Mencoba Merekam Mimpi Manusia

 

Ilmuwan Mencoba Merekam Mimpi Manusia


Apa yang terjadi jika teknologi manusia sudah berhasil merekam mimpi? Tentu saja ini inovasi yang sangat jenius dan menarik. Simak videonya bukti mimpi bisa di rekam

 KLIK DISINI VIDEO ILMUWAN MEREKAM MIMPI MELALUI KOMPUTER

 

Diposkan oleh hardi di 7:33 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: INOVASI

Wednesday, April 27, 2022

China Kembanbgkan Teknologi MENGHIDUPKAN ORANG MATI !

 

Orang mati kini menjadi projek gila dari negara Tirai Bambu ini, dengan teknologi yang sangat canggih, China mulai fokus mengembangkan projek terlarang bagi semua agama, yaitu MENGHIDUPKAN ORANG MATI. Bagaimana selengkapnya projek ini ? Klik pada gambar diatas atau link dibawah ini


               KLIK DISINI VIDEO LENGKAP PROSES MENGHIDUPKAN ORANG MATI

Diposkan oleh hardi di 9:31 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: INOVASI

The Process of Massively Making Human Robots in Korea

 click on the image above

 Have you ever seen the process of mass production of human robots? This video will provide information on what the process of mass-producing human robots in Korea is like. Very interesting and unique!


 

Diposkan oleh hardi di 2:24 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: INOVASI

Tuesday, October 19, 2021

The Man Who Created Robot Hands from Bali, I Wayan Sutawan

The Man Who Created Robot Hands from Bali, I Wayan Sutawan 

With robotic arm technology, he can do anything just like having normal hands, even his robotic hands are controlled from his own mind, this is extraordinary 

 

I Wayan Sutawan, a welder in a small village in Bali, claims to have made a 'bionic arm', but after the story spread. It took about two hours to travel from Denpasar to Nyuhtebel Village, Karangasem, to meet the man nicknamed the 'cyborg' or 'Iron Man from Bali'. 

But of course the junk assembly in his crippled left arm – made up of colorful interwoven wires, serrated wheels, iron and hydraulic pumps – remains a magnet that attracts the attention of only locals, but nationals. The welder called Tawan suddenly became popular after a local newspaper put his story on the main page. Guests have not stopped coming to his welding workshop for the past week. Lost hands The workshop, which is also used as a residence, is about 200 square meters in size. 

Many journalists came to watch Tawan work. It's full of junk: old rusty metal, an old refrigerator, a mountain of used bottles, and also, a few chickens – blended in with cardboard bedding and an old sofa. This story impresses modern inventions and technology, but it turns out to be a story that smells supernatural, or even occult. The commotion in Nyutebel Village began six years ago, the story of Tawan's wife, Nengah Sudiartini, told me. After waking up from sleep, her husband panicked because he couldn't feel his left hand. 




"He asked for help, 'please find my hand!'. I looked for directions, it really wasn't there, I looked under the bed, there wasn't any. After an hour, my son looked at it again and said it was still there. (I) saw: yes, it is still there, I saw it wasn't there." This sounds like a story shrouded in mystery. There's not much that might be unbelievable, especially in modern cities. But in Bali and many in Indonesia are familiar with this conversation? Tawan, continued Nengah, went to several doctors, as well as a shaman, but could not find a definite answer about the cause of the disease. 

Desperate, without money, and unable to work, Tawan then began to assemble the 'robot arm'. To me and the number of other journalists who came that morning, Tawan demonstrated how it works -as has been shown to several other journalists on a dozen previous occasions. Tawan's left hand, which initially seemed limp, suddenly moved, followed by a whooshing sound. 

Can only be moved Tawan To prove it myself, I was among those who tried the device, along with several others. However, we couldn't fully test the robotic arm, because it was said that the arm was designed to fit Tawan's own arm. So we can only try the circle of the head which is called the motion trigger. Wearing that motion trigger on my head for a few dozen seconds, I thought about instructing my arm to move, but to no avail. I thought harder, the arm didn't move either. Finally I gave up. Likewise, other people owned, also no one managed to move the arm. So far, only Tawan himself could operate the arm. 

However, Tawan denied that the alleged arm was a hoax. Tawan said he was sad because he couldn't work after knowing that his hands couldn't be moved. Tawan admits that his system may not be as sophisticated as the electroencephalogram (EEG) he previously claimed. But that doesn't mean the tool is a hoax. 

"The principle is like a philosophical detector," then Tawan explained. "So I made it up in my head. So that the signal is caught by the device. I take advantage of that by providing power." Mechanical engineering experts from Udayana University who have met with Sutawan and saw the machine, are among those who doubt Tawan's claims. "When I met him, the engine was broken. So I asked how it worked," he said. 

Judging from its structure, it is a robot, but there are some components that are lacking," said Wayan Widiada.

“I hesitate to claim that, because basically, robots have three inseparable components, namely mechanical, electrical, and computer programming. The device has a mechanical and electrical structure, but does not have coding. How can that machine take commands without a computer program?" 

A number of lecturers from campuses in Bali also wanted to try Sutawan's creations. But no one has been able to move other than Sutawan himself. Meanwhile, Endra Pitowarno, a lecturer at the Surabaya State Electronics Polytechnic, and also a member of the jury for the national robot contest, believes that Tawan at least uses pneumatics. The temporary conclusion that we can draw is that Wayan's robotic hand still does not meet scientific requirements


Versi Indonersia

Manusia Pencipta Tangan Robot dari Bali, I Wayan Sutawan

Dengan teknologi tangan robot, ia bisa melakukan apa saja percis seperti memiliki kedua tangan yang normal, bahkan tangan robotnya dikendalikan dari pikirannya sendiri, ini sangat luar biasa


I Wayan Sutawan, seorang tukang las di desa kecil di Bali, mengklaim telah membuat 'lengan bionik,' tetapi setelah ceritanya menyebar.

Butuh perjalanan sekitar dua jam dari Denpasar ke Desa Nyuhtebel, Karangasem, untuk bertemu dengan pria yang dijuluki sebagai ‘cyborg’ atau ‘Iron Man dari Bali’.

Namun tentu saja rakitan barang rongsokan di lengan kirinya yang lumpuh – terdiri dari jalinan kabel berwarna-warni, roda bergerigi, besi, dan pompa hidrolik– tetap menjadi magnet yang menyedot perhatian tak hanya warga lokal, tapi nasional.


Baca juga : Rumus Unik Mengundang Hoki


Tukang las yang dipanggil Tawan ini tiba-tiba saja populer setelah sebuah surat kabar lokal menempatkan kisahnya di halaman utama. Tamu tak berhenti datang ke bengkel lasnya selama sepekan terakhir.

Tangan hilang

Bengkel yang juga dipakai sebagai tempat tinggal itu berukuran sekitar 200 meter persegi.

Banyak wartawan yang datang menyaksikan Tawan bekerja.

Isinya penuh dengan barang rongsokan: besi-besi tua yang berkarat, kulkas bekas, gunungan botol kemasan bekas, dan juga, beberapa ekor ayam – menyatu dengan kardus alas tidur dan sofa bekas.

Kisah ini mengesankan penemuan dan teknologi modern, namun ternyata juga diwarnai cerita yang berbau supranatural, atau malah klenik.

Riuh di Desa Nyutebel ini bermula enam tahun lalu, cerita istri Tawan, Nengah Sudiartini kepada saya.



Setelah bangun dari tidur, suaminya panik karena tidak tak bisa merasakan tangan kirinya.


Baca juga : Mahasiswa Bali Ciptakan Robot Khusus Corona


“Dia minta tolong, ‘tolong cari tangan saya!’. Saya cari tangannya, memang benar tidak ada, saya cari ke kolong ranjang tidak ada. Setelah satu jam, anak saya lihat lagi dan bilang masih ada kok tangannya. (Saya) lihat: iya memang ternyata masih, tadi dilihat enggak ada.”

Ini terdengar sebagai cerita yang diselimuti mistis. Tak banyak yang mungkin percaya, terutama di kota-kota modern. Tapi bukankah Bali dan banyak di daerah di Indonesia akrab dengan perbincangan ini?

Tawan, lanjut Nengah, pergi beberapa ke dokter, dan juga dukun, tapi tak menemukan jawaban pasti tentang penyebab penyakit. Putus asa, tanpa uang, dan tak bisa bekerja, Tawan kemudian mulai merakit ‘lengan robot’.



Kepada saya dan sejumlah wartawan lain yang datang pagi itu, Tawan memperagakan cara kerjanya -sebagaimana sudah diperlihatkan kepada puluhan wartawan lain dalam belasan kesempatan sebelumnya. Tangan kiri Tawan yang awalnya terlihat lunglai, tiba-tiba bergerak diikuti dengan suara desingan.

Hanya bisa digerakkan Tawan

Untuk membuktikannya sendiri, saya termasuk yang mencoba perangkat itu, bersama beberapa orang lain.

Namun kami tak bisa mencoba lengkap perangkat lengan robotik itu, karena katanya bagian lengan itu dirancang untuk ukuran lengan Tawan sendiri.

Jadi kami hanya bisa mencoba lingkaran kepala yang disebut sebagai pemicu gerak.

Mengenakan pemicu gerak itu di kepala beberapa belas detik, saya berpikir memerintahkan lengan untuk bergerak, namun tidak berhasil. Saya berpikir lebih keras, lengan tak juga bergerak. Akhirnya saya menyerah.


Baca juga : Seni Berpikir Kreatif di Masa Sulit


Begitu pun orang-orang lain yang mencobanya, juga tak ada yang berhasil menggerakan lengan itu. Sejauh ini, hanya Tawan sendiri yang bisa mengoperasikan lengan itu. Namun TAwan menyangkal jika dituding lengan itu tipuan.

Tawan menyatakan sempat sedih karena tak bisa bekerja setelah mengetahui tangan tak bisa digerakkan.

Tawan mengakui bahwa sistemnya mungkin tidak secanggih electroencephalogram (EEG) yang sebelumnya dia klaim. Tapi bukan berarti alatnya adalah sebuah tipuan.

“Prinsipnya seperti alat detektor kebohongan,” lantas Tawan menjelaskan. “Jadi saya ngarang-ngarang di kepala. Sehingga sinyal itu tertangkap alat. Itu saya manfaatkan dengan memberikan daya.”

Pakar teknik mesin dari Universitas Udayana yang sudah bertemu dengan Sutawan dan melihat mesin itu, termasuk yang meragukan klaim Tawan.

"Ketika saya bertemu dengan dia, mesinnya rusak. Jadi saya bertanya padanya bagaimana mesin itu bekerja,"katanya.

Dilihat dari strukturnya, itu adalah robot, tetapi ada beberapa komponen yang kurang," kata Wayan Widiada.


Baca juga :  Buat kolam renang garansi 10 tahun


“Saya ragu klaim itu, karena pada dasarnya, robot memiliki tiga komponen yang tidak bisa dipisahkan, yaitu mekanik, elektrik, dan pemrograman komputer. Alat itu memiliki struktur mekanik dan elektrik, tetapi tidak memiliki coding. Bagaimana mesin itu bisa menerima perintah tanpa program komputer?"

Sejumlah dosen dari kampus di Bali juga berdatangan ingin mencoba kreasi Sutawan. Tetapi belum ada yang bisa menggerakan selain Sutawan sendiri.

Sementara itu, Endra Pitowarno, dosen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, dan juga anggota dewan juri kontes robot nasional berpendapat bahwa Tawan setidaknya menggunakan ilmu pneumatics.

Kesimpulan sementara yang bisa kita ambil adalah tangan robot ciptaan Wayan masih belum memenuhi unsur ilmiah, namun dari sisi inovasi dan idenya sangat luar biasa.

Sejatinya kehadiran robot memang untuk membantu manusia agar lebih ringan dalam pekerjaan rutin mereka sehingga tidak mengerjakan pekerjaanb yang selalu berulang. Jadi robot bisa ambil alih dari sisi pekerjaan rutin ini. Sumber https://www.bbc.com

 

Diposkan oleh hardi di 9:33 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: INOVASI

America challenges Japan Robot combat battle, world level

DUA BAHASA ( ENGLISH and INDONESIA  ) 

America challenges Japan Robot combat battle, world level 


Two robots between American technology robots and Japan fighting like a boxing match, who will win? This is very tense news, two large countries with very high technological sophistication, namely the United States and Japan, are conducting a robotic battle trial.

These robots have extraordinary combat power, they aim to test the two robot technologies of these two countries. 

 Of course there are many countries who are eyeing this two high-tech robot fighting tournament American robots have combat capabilities that should not be underestimated, armed with many previous experiments, this American robot which has a height of 16 feet or 4.8 meters is named Eagle Prime.

The uniqueness of this robot is good control when breaking doors through walls to shooting weapons with high accuracy and speed. Robot originating from America has a power equivalent to 430 horsepower, besides being agile, this robot from America also has a very sophisticated air rifle that shoots amazing bullets. 

While a robot from Japan named Kurata, 4 meters high and capable of spewing bullets up to 6000 bullets in 1 minute The battle of these two robots is an innovation in the field of robot technology that is highly awaited by the citizens of the world, from there we will see how the two robots from developed countries fight, although sometimes the negative effects of this robot fighting tournament can trigger and inspire other developed countries. such as China, Germany, France and many more developed countries that are very likely they have also made high-tech combat robots.

This is a red note if the role of robots is abused and that current technology, especially in the robot industry, is getting crazy and intense. One day it will not only be humans who fight with humans from various countries, but it is the robots who will take over and move and continue to destroy the opponent's fortress from a distance across islands and even continents. 

 Battle tournaments between robots between America and Japan might be the trigger for the creation of robot wars between countries, islands to the continent level. For those of you who are still not intrigued and are not interested in robot technology, you should start reading various news stories about robots because apart from being interesting, they also inspire us that the presence of robots should be able to become friends for the benefit of humans themselves. 

 The presence of robots is not only for savings in the business area and also for defense in the military area. Just look forward to the latest news about news about highly sophisticated and innovative robots on this website, hopefully it can give you new inspiration for the way of thinking in the robot industry, keep your spirit and innovate in terms of innovation all the time.


Versi Indonesia

Amerika tantang Jepang Adu robot tempur Level Dunia

Dua robot antar robot teknologi Amerika dengan Jepang bertempur layaknya pertandingan tinju, siapa pemenangnya?


Ini merupakan kabar yang sangat menegangkan, dua negara besar dengan kecanggihan teknologi yang sangat tinggi yaitu amerika serikat dengan negara sakura matahari terbit jepang, melakukan suatu ujicoba pertempuran robot.

 Robot-robot ini memiliki daya tempur yang luar biasa, mereka bertujuan untuk menguji kedua teknologi robot kedua negara ini.

 Tentu saja ada banyak negara yang melirik turnamen pertempuran dua robot berteknologi tinggi ini.


Baca juga : Benarkah Gazebo Kepompong Wajib Bagi pemilik Kolam Renang?


 Robot amerika memiliki kemampuan tempur yang tidak boleh diremehkan, berbekal dari banyak percobaan sebelumnya, robot amerika ini yang memiliki ketinggian 16 kaki atau 4,8 meter bernama eagle prime

 Keunikan dari robot ini adalah kontrol yang baik ketika mendobrak pintu menembus dinding sampai dengan menembak senjata dengan akurasi tinggi dan cepat.

Robot yang berasal dari amerika memiliki daya setara dengan 430 tenaga kuda, selain lincah robot dari amerika ini juga memiliki senapan angin yang sangat canggih dalam lontar peluru yang menakjubkan.


Baca juga : Tujuh Tips Membuat Anda Lebih Kreatif


 Sementara robot dari jepang bernama kurata, tingginya 4 meter dan mampu memuntahkan peluru hingga 6000 peluru dalam 1 menit.


Pertempuran kedua robot ini merupakan inovasi di bidang teknologi robot yang sangat ditunggu oleh warga dunia, dari sana kita akan melihat bagaimana kedua robot dari negara maju tersebut bertarung walaupun kadang efek negatifnya dari turnamen pertempuran robot ini bisa memicu dan memberi inspirasi kepada negara-negara maju lainnya seperti cina, jerman, prancis dan banyak lagi negara maju yang sangat mungkin mereka juga sudah membuat robot-robot tempur berteknologi tinggi.


Baca juga :  Ebook Premium Gratis KeajaibanAroma Therapy


 Ini menjadi sebuah catatan merah jika peran robot disalahgunakan dan  bahwa teknologi saat ini terutama di industri robot semakin gila dan gencar.

 Suatu saat nanti bukan hanya manusia saja yang bertempur dengan manusia dari berbagai negara tapi justru para robotlah yang akan mengambil alih serta bergerak dan terus menghancurkan benteng lawan dari jarak jauh lintas pulau bahkan benua.


Baca juga : Rahasia Nasib dan Takdir apakah bisa berubah?


Turnamen pertempuran antara robot antara amerika dengan jepang mungkin saja bisa jadi menjadi pemicu terciptanya perang robot antar negara, kepulauan hingga level benua.

 Bagi anda yang memang masih belum tergelitik dan kurang minat dengan teknologi robot sebaiknya mulailah membaca berbagai berita berita seputar robot karena selain menarik juga memberi inspirasi kepada kita bahwa kehadiran robot seharusnya bisa menjadi sahabat untuk keuntungan manusia itu sendiri.


Baca juga : Topeng Bali Umumnya Memiliki Daya Magis Sihir


Hadirnya robot selain untuk penghematan di area bisnis dan juga untuk pertahanan jika dalam area militer.

 Nantikan saja ja berita berita terbaru seputar berita-berita robot yang sangat canggih dan inovatif di website ini, semoga bisa memberi anda inspirasi baru terhadap cara berpikir di industri robot ini tetap semangat dan berinovasi salam inovasi setiap saat.

Diposkan oleh hardi di 3:40 AM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: INOVASI

Friday, October 15, 2021

Hebat, Mahasiswa Udayana Bali Ciptakan Robot Asisten Dokter untuk Corona


 

BALI - Berbagai inovasi teknologi dalam mengatasi penyebaran COVID-19 terus dilakukan salah satunya mahasiswa elektro dan Teknik Mesin Universitas Udayana Bali yang mampu menciptakan robot asisten tenaga medis dalam merawat pasien positif COVID-19.


Robot ini juga dipasang monitor dan kamera untuk komunikasi dengan pasien yang aman tanpa harus bertatap muka. Robot yang dinamakan Ratna ini dibuat untuk membantu tenaga medis seperti dokter dan perawat berkomunikasi dengan pasien postif dengan hanya melalui monitor dan kamera yang dikendalikan jarak jauh tanpa harus bertatap muka. Selain itu sejumlah alat medis juga disediakan seperti alat pengukur tekanan darah dan termometer sehingga kondisi pasien bisa dikontrol setiap saat.

“Robot ini akan terus dikembangkan dan rencananya akan diserahkan ke pihak gugus tugas di RSPTN Udayana diharapkan robot Ratna dapat menekan risiko tenaga medis yang kini sudah turut menjadi korban COVID-19,” terang I Gede Feryanda Fransisca, mahasiswa Udayana Bali, Sabtu (11/7/2020)
Diposkan oleh hardi di 11:17 PM No comments:
Email ThisBlogThis!Share to XShare to FacebookShare to Pinterest
Label: INOVASI
Older Posts Home
Subscribe to: Comments (Atom)

.

.
.

Translate

.

.
.

.

.
.

GRATIS AUDIO BOOK

GRATIS AUDIO BOOK
GRATIS AUDIO BOOK

.

.
.

ILMU OTOMATISASI SEDERHANA

ILMU OTOMATISASI SEDERHANA

.

.
.

Entri Populer

  • Voodoo rituals in Haiti - MUST READ !
    A voodoo ceremony held in the city of Souvenance, Haiti, Sunday, April 24, 2011. The ceremony which was attended by hundreds of followers of...
  • Benefits of Having Beautiful Full Body Dolls in Your Workspace
    Benefits of Having Beautiful Full Body Dolls in Your Workspace   PESAN BONEKA CANTIK KLIK DI GAMBAR INI YAA Have you ever thought that as a...
  • Apa yang Terjadi Jika Semua Kafe di Bali Menggunakan Konsep Website Afiliasi?
    Bali dikenal sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di dunia, dengan ribuan kafe yang tersebar di berbagai penjuru pulau.  Jika semua ...
  • Kamasutra Bali, New Trend - Hot !
    Bali is a unique sex veiled way. Many people do not know that outside Bali Bali has a cultural heritage that is very amazing sex. Kama T...
  • Misteri Kemunculan Virus Corona, Apakah Dunia Siap Menghadapinya?
    Misteri Kemunculan Virus Corona, Apakah Dunia Siap Menghadapinya? Siap tidak siap kita harus menghadapinya, mungkin Anda pikir Viru...
  • FOUND sea shipwrecks WORTH 17 Billion Dollars , Must Read !
    Underwater treasure most expensive in the world, Ship "San Jose found! After 300 years ago, ancient marine vessels came from Spain is...
  • The World's Most Beautiful Bali carving
    IKLAN TEKS Carving Bali is very famous. If you like the engraving to a bed, bookcase, door or whatever, you should use a Balinese carvin...
  • Benarkah Punya kolam Renang Membawa Hoki Kehidupan?
      Benarkah Punya kolam Renang Membawa Hoki Kehidupan? Ibarat magnet, manfaat kolam renang ternyata menarik segala hal terbaik dalam kehi...
  • Tradisi Masyarakat Bali Menyambut Tahun Baru: Keunikan dan Keindahan Budaya yang Menyentuh Hati
    Bali, pulau yang dikenal dengan keindahan alamnya dan budayanya yang kaya, selalu menarik perhatian wisatawan dari seluruh dunia.  Namun, le...
  • Albert Einstein Opening the Secret Theory of Relativity
    Albert Einstein, the name suddenly rose to the surface of the public. Genius makes the theory of relativity makes the world increasingly bel...

Arsip Blog

  • ▼  2025 (43)
    • ▼  August (22)
      • Pernikahan Adat Bali yang di Adopsi Selebriti Dunia
      • KULINER FUSION BALI: PERPADUAN RASA TRADISIONAL DA...
      • SUSTAINABLE TOURISM DI NUSA PENIDA: EKOWISATA YANG...
      • Startup Digital di Bali: Dari Co-Working Space hin...
      • GOA RAJA: SITUS MISTIS YANG DIKLAM SEBAGAI PINTU D...
      • Air Terjun Tersembunyi di Bali yang Baru Ditemukan...
      • Ritual Nyepi 2025: Saat Dunia Diam, Bali Menjadi T...
      • Kafe Estetik di Ubud yang Jadi Spot Foto Favorit W...
      • LOKASI WINGIT DI BALI YANG MEMUKAU DUNIA: GABUNGAN...
      • Kuliner Jalanan Bali yang Mendunia: Dari Babi Guli...
      • DESA PENGELIPURAN: JEWEL DI TENGAH BUKIT BANGKALAN...
      • Digital Nomad di Canggu: Gaya Hidup Kerja dari Pan...
      • Pura-pura Wingit di Bali yang Viral di TikTok dan ...
      • 5 Keunikan Masyarakat Bali Menyambut Hari Kemerdek...
      • Sustainable Tourism di Nusa Penida: Ekowisata yang...
      • Mengapa Perekonomian Masyarakat Bali Makin Meningk...
      • Keunikan Pasar Tradisonal Bali di Mata Warga Dunia
      • Bisnis Kafe di Bali Terancam Gulung Tikar Jika Tak...
      • Mengapa Semua Pemilik Bisnis Di Bali Perlu Merapih...
      • Lima Bisnis Model Terbaik Dipadukan dengan Sistem ...
      • Rahasia Ukiran Pengrajin Bali Hebohkan Turis Asing...
      • Potensi UMKM Bali Jika Menggunakan Konsep Marketin...
    • ►  February (6)
    • ►  January (15)
  • ►  2024 (6)
    • ►  December (5)
    • ►  March (1)
  • ►  2023 (67)
    • ►  October (5)
    • ►  September (18)
    • ►  August (12)
    • ►  July (5)
    • ►  May (2)
    • ►  April (15)
    • ►  March (10)
  • ►  2022 (41)
    • ►  December (7)
    • ►  August (1)
    • ►  July (7)
    • ►  June (2)
    • ►  May (4)
    • ►  April (11)
    • ►  March (5)
    • ►  February (1)
    • ►  January (3)
  • ►  2021 (7)
    • ►  November (1)
    • ►  October (6)
  • ►  2020 (10)
    • ►  December (8)
    • ►  July (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2017 (9)
    • ►  January (9)
  • ►  2016 (25)
    • ►  December (13)
    • ►  February (2)
    • ►  January (10)
  • ►  2015 (218)
    • ►  December (22)
    • ►  November (12)
    • ►  October (11)
    • ►  September (10)
    • ►  August (7)
    • ►  July (20)
    • ►  June (5)
    • ►  May (14)
    • ►  April (12)
    • ►  March (11)
    • ►  February (36)
    • ►  January (58)
  • ►  2014 (45)
    • ►  December (1)
    • ►  October (9)
    • ►  September (35)
  • ►  2013 (12)
    • ►  November (12)
  • ►  2011 (97)
    • ►  October (23)
    • ►  June (9)
    • ►  May (11)
    • ►  April (19)
    • ►  March (15)
    • ►  February (5)
    • ►  January (15)
  • ►  2010 (75)
    • ►  December (11)
    • ►  November (14)
    • ►  October (10)
    • ►  September (7)
    • ►  August (27)
    • ►  July (6)

.

.
.

COOL INFO

BUAT KOLAM RENANG

BUAT KOLAM RENANG

COOL NEWS

.

.
.

.

.
.

.

.
.

Translate

MESIN PENCARI

GREAT NEWS

VISITOR UNIQUE 2015


Tracking Code
Powered by Blogger.